|

Pembahasan lengkap sbb:
Catatan: I-Ching dilakukan pada tanggal 10 Juni 2009 Jam 15:00 s/d 17:00
Hexagram I-Ching untuk perhitungan SBY-MEGA

Hexagram I-Ching untuk perhitungan SBY-JK


Penjelasan
Dalam debat Capres
putaran pertama yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan disiarkan oleh
salah satu stasiun televisi swasta, tampil capres Megawati Soekarnoputri, Susilo
Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla. Selama satu setengah jam berlangsungnya acara,
ketiga capres memaparkan visi misi, program dan komitmen yang akan dijalankan
jika kelak terpilih. Di akhir acara, masing-masing capres memberikan kesimpulan
dari acara debat tersebut. Salah seorang capres melontarkan kalimat bahwa dari
ketiga capres yang ada disini, siapapun yang nantinya akan terpilih, diharapkan
menjalankan komitmen atau janjinya.
Terkait dengan yang
terpilih, siapakah sesungguhnya capres yang akan memenangkan pertarungan dalam
Pilpres 8 Juli 2009?
Majalah SINERGI
INDONESIA menganalisa dari sudut I-Ching, Analisa I-Ching tersebut dihitung
berdasarkan Hexagram yang didapat dari beberapa pertanyaan yang diberikan. Dari
Hexagram tersebut dapat dibanding peluang masing-masing capres dalam pemilu 8
Juli 2009 yang akan datang. Analisa Hexagram itu sendiri didasari pengaruh dari
5 elemen penting (air, kayu, api, tanah dan logam) dalam I-Ching serta waktu
pada saat pertanyaan tersebut ditanyakan.
Nah, untuk mengetahui
bagaimana peluang para ketiga capres, terutama dilihat dari I Ching, majalah ini
meminta bantuan dari praktisi Feng Shui, Djohar Koh.
Ada beberapa catatan
mengenai perhitungan dengan cara I Ching. Menurut Djohar Koh, I Ching tidak
membandingkan ketiga capres sekaligus. Sebab katanya, untuk mempermudah
perhitungan dan analisa maka dibuat perbandingan 2 capres pada sekali analisa.
Untuk 3 capres maka dibutuhkan 2 kali analisa.
Untuk analisa capres
yang bertarung dalam pilpres 2009, analisa dilihat berdasarkan unsur-unsur yang
mendukung / memperkuat dan melemahkan masing-masing capres. Unsur tersebut
adalah kayu, api, tanah, logam, dan air terhadap
Majalah ini meminta
bantuan dari Djohar Koh, datang pada hari Rabu tanggal 10 Juni Jam 16.00.
Berdasarkan perhitungan, hari tersebut sudah masuk hari anjing dengan unsur
tanah dan bulan Juni termasuk bulan kuda (Berunsur api kuat)
SBY – Mega
Djohar Koh pertama kali
mempertemukan SBY dengan Megawati. Sebelum I-Ching dilakukan sudah terlebih
dahulu ditentukan, dimana berdasarkan I Ching nanti, kubu SBY diberi simbol S.
Kemudian Megawati diberi simbol O. Dari simbol ini setelah dianalisa, akan
muncul siapa sesungguhnya yang lebih unggul atau calon yang lebih kuat?
Dalam I-Ching juga
dikenal adanya beberapa istilah P (Power), C (Colleague) , M (Money), I
(Intelligent) dan R (Resources)
Karena analisa kita
berkaitan dengan pemilu (Kekuasaan/Jabatan), maka P bisa kita artikan Kuasa /
Jabatan, C (pendukung), M (Uang), I (Kecerdasan/Ketrampilan Tim sukses) dan R
(Track record, sumberdaya partai)
Di I Ching tersebut,
dilihat bahwa SBY berada pada garis P (Power = kekuatan) dan M. Ini artinya SBY
punya kekuatan yang cukup besar serta mengeluarkan cukup banyak dana untuk
kampanye pemilu ini.
Karena M mempunyai
elemen tanah dan didukung oleh elemen tanah dari hari I-ching ini dilakukan
serta elemen api dari bulan I-Ching ini dilakukan. Berdasarkan teori 5 unsur,
Elemen tanah yang didukung oleh elemen tanah dan api akan membuat elemen tanah
tersebut makin kuat.
Sementara itu Megawati
berada pada garis C yang berunsur kayu dan tidak ada unsur P. Jadi bisa
dikatakan bahwa kekuatannya lebih lemah. Berdasarkan teori 5 unsur, Elemen kayu
yang bertemu dengan elemen tanah (elemen hari) dan api (elemen bulan) akan
membuat elemen kayu tersebut makin lemah
Meski diantara kubu SBY
dan Megawati terjadi persaingan cukup ketat, tapi dari perhitungan tersebut bisa
disimpulkan kalau SBY punya peluang lebih besar untuk menang.
SBY – JK
Sama seperti perhitungan
dengan mempertemukan SBY – Mega di atas sebelumnya ditentukan dahulu. SBY diberi
simbol S, sementara JK itu O.
Berdasarkan analisa
Djohar Koh, SBY tetap berada di garis P dan berelemen api. Ini artinya SBY tetap
masih punya kekuatan besar. Berdasarkan teori 5 unsur, Elemen api memang sedikit
dilemahkan oleh elemen tanah (elemen hari) akan tetapi ini hanya bersifat
sementara dan elemen api pada garis P ini didukung oleh elemen api (elemen bulan,
yang mana elemen api ini akan mempunyai pengaruh yang lama) yang akan membuat
elemen api tersebut makin kuat.
Sedangkan O berada pada
garis C dengan elemen logam. C ini berarti pendukung. Beliau cukup banyak
pendukung tetapi masalahnya elemen C itu elemennya logam, dimana logam cukup
lemah. Berdasarkan teori 5 unsur, Elemen logam yang didukung atau diperkuat oleh
elemen tanah (elemen hari, namum pengaruh ini hanya sementara) dan Logam akan
dilemahkan oleh elemen api (elemen bulan, yang mempunyai efek jangka waktu lama)
jadi elemen logam tersebut akan makin lemah.
Dari analisa ini berarti
bahwa SBY punya peluang lebih besar untuk unggul dari JK.
Kesimpulannya, SBY dan
Megawati, didapat bahwa SBY lebih berpeluang besar/unggul, demikian pula dengan
JK dan SBY, dalam perhitungan SBY lebih unggul.
Maka kalau disimpulkan
secara umum, kita sudah bisa menebak, siapa yang akan jadi Presiden RI periode
2009-2014 nanti.
Apapun analisa, prediksi,
pengamatan dari hongsui ataupun I Ching, sebagai rakyat kita tunggu hasilnya
dalam beberapa hari ke depan. Megawati-kah yang berpeluang duduk di kursi RI-1,
SBY-kah yang melenggang ke istana atau JK-kah sebagai pemimpin bangsa ini lima
tahun ke depan. Andai salah seorang dari ketiga orang tersebut terpilih, jangan
pernah melupakan rakyat dan ingat janji, komitmen yang pernah dilontarkan
sehingga negara kita Indonesia akan menjadi lebih baik. Semoga
Perhitungan I-Ching forecasting Pilpres
2009 Indonesia by Djohar Koh |